Wednesday, 28 November 2012

MANFAAT TERAPI HIPERTENSI


Menurunkan TD dengan antihipertensi (AH) telah terbukti menurunkan mordibitas dan mortalitas kardiovaskular, yaitu stroke, iskemia jantung, gagal jantung kongesif, dan memberatnya hipertensi.
Hasil dari gabungan 14 uji klinik pada hamper 37.000 penderita dewasa dengan semua tingkat hipertensi menunjukkan bahwa penurunan TDD 5-6 mm Hg dengan AH menurunkan insedens stroke 42% dan PJK 14% selama 4-6 tahun. Pemberian lanjut menurunkan mortalitas stroke 33% dan mortalitas koroner 26% selama 4-6 tahun. Pemberian AH pada hamper 8.500 penderita hipertensi sistolik, penurunan TD 11/3 mm Hg dengan AH menurunkan inseidens stroke 33%, PJK 27% dan gagal jantung 55% setelah rata-rata 4,5 tahun.
Jadi AH lebih efektif untuk mengurangi insidens stroke dan gagal jantung dibandingkan PJK, maka pengobatan hipertensi menyebabkan terjadinya penggeseran dan penyebab kematian diantara penderita hipertensi, dulu paling banyakgagal jantung sekarang PJK.
Kurang efektifnya AH untuk menurunkan insidens PJK mungkin disebabkan: (1) sebagai komplikasi aterosklerotik, banyak faktor lain ikut berperan; (2) pengobatan tidak cukup dini dan tidak cukup panjang untuk dapat menghambat proses aterosklerotik; (3) AH yang digunakan dimasa lalu, diuretik atau β-bloker dalam dosis besar, menimbulkan efek kroner; (4) penurunan TD yang berlebihan pada penderita dengan kelainan kroner akan meningkatkan kembali kejadian koroner (kurva J); dan (5) ketidakpatuhan penderita pada pengobatan.

No comments:

Post a Comment